Football5Star.com, Indonesia – Alphonse Areola, kiper Paris Saint-Germain (PSG), tak menilai Gianluigi Buffon sebagai pesaing. Dia menyatakan mereka berdua tak saling sikut untuk menjadi kiper utama walaupun pada musim lalu menyandang predikat itu di klub yang berbeda.
Areola baru saja mendapatkan kepastian bermain sebagai pemain inti dalam dua laga dari pelatih Thomas Tuchel. Sebelumnya, dalam dua laga awal Ligue 1 dan Piala Super Prancis, Buffon yang dipercaya mengawal gawang PSG. Dalam pandangan Areola, rotasi itu bagus bagi mereka.
"Kami bersaing dengan sehat, sangat bagus. Dia datang dengan selera humor tinggi, rasa gembira, dan pengalaman segudang. Aku di sini ingin mengambil keuntungan dari itu semua. Dia sosok yang terbuka," ungkap Areola, Minggu (26/8/2018), seperti dikutip Football5Star.com dari Le Parisien.
Hal yang juga membuat dia sangat senang adalah sikap Buffon yang selalu pandai memotivasi. "Dia selalu jadi penyemangat bagiku dan senang berbicara denganku," tambah dia.
Sementara itu, mengenai sistem rotasi yang diberlakukan Tuchel, dia memandang positif. Areola menilai itu sebagai solusi terbaik yang menguntungkan semuanya. Lagi pula, dia tak mau terlalu ngotot karena masih muda dan memiliki masa depan jauh lebih panjang.
"Kesempatan bermain memang penting, tapi aku masih muda. Jika kami menemukan solusi bagus, kesepakatan bagus seperti yang telah ada, itu hanya akan menguntungkan klub. Kami memiliki tujuan yang sama, yakni membawa PSG melaju sejauh mungkin di semua kompetisi," terang kiper ketiga timnas Prancis di Piala Dunia 2018 itu.
Dia juga menambahkan, Buffon selalu menegaskan kedatangannya bukanlah untuk mengancam posisinya. "Kami sering berdiskusi dan dia membuatku paham bahwa dia menaruh kepercayaan kepadaku," kata kiper berumur 25 tahun tersebut.
Setelah tampil di laga melawan Angers SCO, Areola dipastikan kembali jadi andalan Tuchel saat Les Parisiens meladeni Nimes Olympique pada pekan depan.
