Jakarta (ANTARA News) – Panitia Pertandingan Asian Games 2018 cabang olahraga basket 3×3 terus mengejar kesiapan arena pertandingan menjelang pembukaan pertandingan pada Selasa (21/8).
Menurut salah satu teknisi di lokasi pertandingan Surya Lesmana kepada awak media di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu, saat ini kesiapan tempat pertandingan cabang olahraga basket 3×3 baru mencapai 85 persen.
“Untuk hal yang teknis, seperti lapangan dan tribun penonton memang sudah tidak ada kendala. Kekurangan hanya terjadi pada sarana penunjang seperti lampu, scoring, dan pemasangan sejumlah kamera,” jelasnya.
Ia mengatakan bahwa sehari sebelum laga pembuka pada Senin (20/8) bakal dilaksanakan gladi bersih di arena pertandingan.
“Saat itu kami akan melakukan uji coba semua peralatan yang akan digunakan untuk menggelar pertandingan, mudah-mudahan semuanya bisa tuntas seratus persen pada H-1,” jelasnya.
Menurut Surya meski di sekitar arena pertandingan tersebut tengah ada pemasangan dan check-up sejumlah alat, namun arena pertandingan basket 3×3 di GBK tetap digunakan oleh timnas untuk latihan.
“Biasanya sore timnas latihan di sini, tapi untuk tim dari luar masih gunakan latihan di luar dari arena ini,” katanya.
Basket 3×3 adalah permainan mirip bola basket, namun satu tim hanya terdiri atas empat pemain, dengan tiga di antaranya bermain di atas lapangan.
Cabang Basket 3×3 pertama kali dipertandingkan di pentas internasional pada Olimpiade Remaja Musim Panas pada 2010.
Basket 3×3 masih berada di bawah organisasi induk basket internasional atau FIBA. Permainan ini juga akan dipertandingkan pada Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.
Asian Games 2018 merupakan debut untuk cabor basket 3×3 di pesta olahraga terbesar Asia ini dan akan mempertandingkan dua nomor yakni putra dan putri.
Sebagai tuan rumah, Indonesia akan turun pada dua nomor putra dan putri pada Basket 3×3 Asian Games 2018.
(KR-RMT/N002)
Pewarta: Arumanto
Editor: Tasrief Tarmizi
