loading…
“Pembangunan Markas Korem 133/Nani Wartabone sudah selesai dan sudah difungsikan. Sekarang kami Pemerintah Provinsi Gorontalo memperjuangkan nasib generasi muda Gorontalo, khususnya mereka yang ingin berkiprah menjadi sebagai prajurit TNI,” ujar Rusli.
Sedangkan seleksi calon Tamtama TNI AD, Rusli jelaskan pihaknya bermohon kepada Kasad TNI AD untuk memberikan jatah kepada Gorontalo, sebanyak 100 orang dari jumlah yang sudah ditentukan oleh Mabes TNI.
Baca Juga:
“Memang kualitas lulusan SMA sederajat di Gorontalo dengan Pulau Jawa, sangat berbeda. Namun bagi saya, hal tersebut bukan sebuah kendala bagi generasi muda kami, untuk ikut bersaing dalam seleksi calon Tamtama ini,” terang Rusli.
Dirinya berharap upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo ini, menuai respon baik dari jajaran pejabat tinggi utama di Mabes TNI AD. Sebab Gorontalo, memiliki generasi muda yang berpotensi menjadi seorang prajurit hebat.
“Kami ketahui bahwa, tidak sedikit generasi muda Gorontalo sudah berkiprah sebagai prajurit TNI, inilah yang membuat kami termotivasi untuk memberikan perhatian khusus kepada generasi muda lain,” tutur Rusli.
(akn)
Sumber: https://daerah.sindonews.com/read/1391399/174/setelah-korem-kini-giliran-sekolah-bintara-tni-diperjuangkan-rusli-1553930358
