KIBLAT.NET, Kairo – Organisasi Ikhwanul Muslimin (IM) Mesir, Selasa (30/04/2019), menyatakan akan terus menempuh cara damai untuk melawan upaya Presiden AS Donald Trump. Washington sedang berupaya memasukkan IM ke dalam daftar organisasi teroris dunia atas permintaan Presiden Mesir Abdul Fatah Al-Sisi.
"Kami terus bekerja sesuai dengan pemikiran moderat lagi damai dan apa yang kami lihat benar dalam kerja sama yang tulus dan konstruktif untuk melayani masyarakat tempat kami tinggal dan melayani semua umat manusia," kata IM Mesir dalam pernyataannya seperti dilansir Reuters.
Gedung Putih sebelumnya mengatakan bahwa Trump bergerak memasukkan IM ke daftar teroris atas permintaan Al-Sisi. Di Mesir dan sejumlah negara sekutunya, IM sudah dimasukkan dalam daftar organisasi hitam.
"Ikhwanul Muslimin akan tetap lebih kuat –dengan karunia Allah– dalam menghadapi keputusan apa pun," pungkas pernyataan IM.
IM yang memiliki anggota hingga satu juta orang sukses naik ke tampuk kekuasaan pada 2012 dalam pemilihan demokratis pertama di Mesir, dengan menempatkan Muhammad Mursi di kursi presiden. Setahun kemudian, Mursi yang berupaya mengganti Mesir ke sistem Islam dilengserkan oleh Militer yang dipimpin Al-Sisi.
Setelah Al-Sisi naik ke puncak kekuasaan, seluruh anggota IM mulai dari tingkat bawah hingga pusat ditangkap. Mereka dikait-kaitkan dengan berbagai aksi kekerasan yang terjadi saat kudeta militer terhadap Mursi. Ribuan dari mereka juga tewas di tangan militer.
Kendati demikian, IM tetap enggan mengangkat senjata. Darah ribuan anggotanya yang tumpah hanya dibalas dengan aksi-aksi damai.
Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi
Sumber: https://www.kiblat.net/2019/05/01/im-tetap-pilih-jalan-damai-meski-akan-dimasukkan-ke-daftar-teroris-dunia/
