KIBLAT.NET, Abu Dhabi – Dalam sebuah survei nasional tentang Kesejahteraan dan Pengembangan Pemuda, ditemukan bahwa alasan utama para pemuda Emirat enggan menikah karena mahar dan biaya hidup serta walimah yang tinggi.
Survei yang diumumkan pada Senin (29/04/2019) itu dilakukan terhadap 6.600 warga Emirat, antara usia 15-30 tahun. Dilakukan selama periode satu tahun dari 2017 hingga 2018 oleh Emirates Foundation.
Survei ini meneliti 14 tema berbeda terkait kaum muda Emirat termasuk pendidikan, pekerjaan, kesehatan, pernikahan dan keluarga, perilaku, perencanaan keuangan, waktu luang, dan teknologi.
"Survei pemuda ini adalah yang pertama dan bertujuan untuk memberikan refleksi yang akurat tentang tantangan, tujuan dan prioritas bagi kaum muda Emirat," kata Maytha Al-Habsi, kepala eksekutif di Emirates Foundation.
"Semua data dan tanggapan yang kami kumpulkan akan berfungsi sebagai garis dasar untuk program dan inisiatif di masa depan yang dilakukan oleh kami dan entitas lain yang ingin berkontribusi pada pengembangan pemuda," tambahnya.
"Di masa lalu ada kekurangan penelitian di bidang-bidang tertentu, hari ini berkat survei ini kami telah mengidentifikasi 14 tema di mana kami sekarang dengan jelas memahami kebutuhan kaum muda. Kami dapat memfilter detail berdasarkan beberapa kategori, sub kategori, usia, jenis kelamin, dan status yang berbeda. Ini akan menjadi sumber referensi remaja yang besar bagi kami," jelas Al-Habsi.
Al-Habsi mengatakan Emirates Foundation hanya membuat enam indeks yang tersedia untuk umum, dan sisanya dibagikan secara pribadi dengan pemerintah dan entitas sektor swasta yang ingin mengembangkan program pemuda.
"Kami tidak akan membagikan semua itu di depan umum, detail survei lainnya akan diberikan kepada mereka yang menunjukkan minat serius dalam mengerjakan beberapa tantangan spesifik yang telah kami identifikasi melalui penelitian," ujarnya.
"Informasi yang kami miliki tidak hanya dapat digunakan oleh Emirates Foundation, tetapi juga oleh kementerian pemerintah, entitas swasta, organisasi non-pemerintah dan pengusaha yang ingin merancang proyek yang menargetkan kaum muda."
Sumber: Gulf News
Redaktur: Ibas Fuadi
Sumber: https://www.kiblat.net/2019/05/01/mahar-dan-biaya-walimah-yang-tinggi-jadi-alasan-pemuda-uea-enggan-menikah/
