Senin, 20 Syawwal 1440 H / 24 Juni 2019 10:53 wib
1.001 views
JAKARTA (voa-islam.com)- Para hakim di Mahkamah Konstitusi (MK) diingatkan akan adanya tanggungjawab ke Allah subhana wa taala atas keputusannya (nanti). Sebab itu putusan nanti harus benar-benar lahir bukan karena ada pengaruh, apalagi desakan dari pihak-pihak tertentu.
Kalau sekedar berdiskusi dan menganalisis jalannya sidang dan menebak putusan, tentu boleh-boleh saja," kata pakar hukum tata negara, Refly Harun di akun Twitter-nya, Ahad (23/6/2019).
Dengan berakhirnya sidang di MK, dan dengan segala klaim kecurangan yang sudah dipaparkan oleh Pemohon dan sudah pula Disanggah oleh termohon dan pihak terkait, Refly menghimbau agar pihak-pihak menghindari keributan. Hakim MK membuat keputusan. "Serahkan saja kepada hakim MK. Berdoa saja Hakim MK memutus denga seadil-adilnya."
Apa pun yang diputuskan MK, kata dia, harus diterima. "Bangsa ini membutuhkan waktu lebih banyak untuk membangun ketimbang bertengkar dan berselisih, apalagi saling memaki."
(Robi/voa-islam.com)
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!
Sumber: http://www.voa-islam.com/read/politik-indonesia/2019/06/24/65040/klaim-kecurangan-sanggahan-dan-tanggungjawab-mk-ke-allah/
