Manfaat MCS sangat dirasakan oleh warga.
REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG–BPJS Kesehatan Cabang Bandung membuka layanan Mobile Customer Service (MCS) yang difokuskan di beberapa Puskesmas di Kota Bandung. Pelayanan MCS ini sama dengan pelayanan administrasi di Kantor Cabang. Mulai dari pendaftaran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), perubahan data peserta, penanganan pengaduan, registrasi Mobile JKN dan pelayanan informasi.
Manfaat MCS sangat dirasakan oleh sejumlah warga. Lisdia Widyawati (42) misalnya, warga Jalan Cibogo Atas, Sukawarna Kecamatan Sukajadi Kota Bandung. Ia merasa dipermudah dalam hal pelayanan. Menurutnya, layanan ini mempersingkat waktu, mulai dari antrean hingga ongkos yang harus dikeluarkan jika harus datang ke Kantor Cabang. ”Kalau ke kantor cabang kan belum tentu kosong, bisa saja antre. Belum waktu dan ongkos transportasi yang harus di keluarkan,” ucap Lisda dalam siaran pers yang diterima Republika, Selasa (2/7).
Lisda mengungkapkan, kedatanganya ke Puskesmas Sukawarna untuk mendaftarkan anaknya jadi peserta JKN-KIS. Lisda sangat mengapresiasi langkah BPJS Kesehatan dengan layanan MCS. Sebab, ia jadi lebih tahu apa saja berkas administrasi yang harus dilengkapi tanpa harus datang ke kantor cabang. ”Menurut saya sistem jemput bola seperti ini sangat bagus sekali. Jadi yang malas datang ke kantor karena jauh bisa langsung mendatangi MCS ini. Saya berharap, layanan MCS ini bisa dilakukan secara berkala dan di pusatkan di tempat keramaian seperti balai desa atau kelurahan. Selain informasinya akan cepat tersampaikan, tentunya layanan ini lebih dekat dengan rumah warga,” imbuhnya.
Hal senada diungkapkan warga lainnya, Iin Suryani (38). Warga Jalan Cibogo Tengah Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi Kota Bandung itu juga mendapat manfaat dari program MCS. Iin datang ke layanan MCS di Puskesmas Sukawarna untuk melakukan perubahan data anaknya. ”Saya datang untuk mengganti nama anak yang salah, seharusnya Sofan Sopyan sesuai dengan data di Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran, ini jadi Sofan Sofyan,” ungkapnya.
Menurut Iin dengan adanya MCS ini dirinya merasa diuntungkan dan dipermudah dalam hal pelayanan. Ia mengaku bahwa pelayanan yang diberikan petugasnya sangat ramah. Setelah mendapat informasi dari BPJS Kesehatan melalui layanan MCS, dirinya akan segera membetulkan data di Disdukcapil Kota Bandung. ”Saya jadi dapat informasi bahwa perubahan data harus ke Disdukcapil dulu, tak bisa di sini (MCS), kebayang kalau saya langsung ke kantor BPJS Kesehatan, belum waktu, belum ongkos yang dikeluarkan. Jadi layanan ini sangat membatu kami, utamanya informasi soal kepesertaan,” pungkasnya.
Selama bulan Juni 2019, pelayanan MCS dilakukan di Puskesmas Derwati pada Kamis-Jumat (13-14 Juni 2019), Puskesmas Babakan Sari pada Rabu-Kamis (19-20 Juni 2019), Puskesmas Cigondewah pada Jumat 21 Juni 2019 dan Rabu 26 Juni 2019, dan dipenghujung bulan Juni di Puskesmas Sukawarna pada Kamis-Jumat (27-28 Juni 2019). ril
Sumber: https://nasional.republika.co.id/berita/pu0e4u352/bpjs-kesehatan-bandung-hadirkan-layanan-jempiut-bola
