loading…
Spesialis kulit dan kelamin, dr Melyawati Hermawan, SpKK dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indoneia Jakarta (Perdoski Jaya) mengatakan bahwa penggunaan produk deodoran lebih baik digunakan pada malam hari, bukan pagi hari.
“Biasanya malam hari. Deodoran itu bagusnya malam hari diolesinnya. Jadi waktu sudah istirahat, kulit kering dan kita lapisi (deodoran) biar enggak banyak berkeringat paginya. Produksi keringat sedikit,” kata dr Melyawati saat acara peluncuran Dove Sensitive Deodorant di The Hermitage, Jakarta, Kamis (11/7).
Baca Juga:
“Besok paginya, mandi biasa. Dibersihin kulit ketiaknya. enggak apa-apa. Saat pakai produk deodoran di atas kulit ketiak, targetnya ke kelenjar keringat bukan ke kulit. Paginya, bilas (ketiak) tidak apa-apa karena produk sudah meresap ke kelenjar,” tambahnya.
Sementara, penggunaan deodoran dijelaskan dokter yang akarab disapa Mely itu cukup diaplikasikan satu kali sehari dan pada malam hari. Pasalnya, produk deodoran yang baik dapat menangkal bau badan hingga 24 jam. Namun, tak dipungkiri banyak orang merasa tidak percaya diri saat harus keluar rumah pada pagi hari tanpa mengenakan deodoran.
“Secara teori, satu kali sehari sudah cukup. Sudah melindungi, plus memakainya malam hari,” tutupnya.
(nug)
Sumber: https://lifestyle.sindonews.com/read/1419535/186/jangan-salah-ini-waktu-yang-tepat-gunakan-deodoran-1562877380
