loading…
PAB 2019 secara resmi dibuka oleh Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, di Lapangan Tioq Tata Tunaq Tanjung (13/8/2019). Menyosialisasikan beragam norma dan kearifan lokal yang dapat diinternalisasi masyarakat. Tak hanya masyarakat Lombok Utara semata, tetapi masyarakat luas.
Hadir pula dalam pembukaan tersebut, Sekda KLU Suardi, Wakapolres Lombok Utara Kompol I Dewa Gede Sucipta, Ketua DPRD KLU terpilih Nasrudin, Wakil Ketua DPRD terpilih Burhan M. Nur, Beberapa Pimpinan OPD beserta tamu undangan lainnya.
Baca Juga:
Bupati Najmul sebelum membuka acara dalam sambutannya menyampaikan kegiatan PAB untuk melestarikan secara turun temurun budaya yang ada di kalangan masyarakat adat dan di kalangan masyarakat pada umumnya.
“Inilah kekhasan Lombok Utara yang kaya akan pranata budaya. Kegiatan seperti ini kita jadikan momentum kembali meneradisikan adat dan budaya kita serta melaksanakan norma-norma yang ada di Lombok Utara,” tutur bupati.
Ketika menjawab pertanyaan awak media, Bupati Najmul menjelaskan berbagai atraksi prosesi maulid adat, prosesi khitanan, prosesi pengantenan. Kesemuanya menunjukkan bahwa budaya memuliakan manusia, dan memanusiakan manusia.
“Segala hidup dan kehidupan masyarakat, tentu mempunyai nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Itulah nilai adat dan budaya,” imbuh bupati.
Dalam pada itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kabid Kebudayaan Disbudpar KLU Arnowadi, menyatakan kegiatan PAB merupakan event tetap tahunan di KLU. Dilaksanakan bersamaan dalam rangka memeriahkan HUT ke-11 KLU dan HUT ke-74 RI. Adapun latar belakang kegiatan dalam upaya melestarikan kearifan budaya lokal. Lantaran KLU terkenal dengan kabupaten berbasis budaya.
“Pelaksanaan kegiatan PAB kali ini, kita mengusung tema Paer Dayan Gunung Meririq Diriq. Diikuti lima kecamatan yang ada di KLU dengan berbagai prosesi pranata kebudayaan yang diatraksikan,” tandasnya.
Tampak prosesi karnaval budaya dari lima kecamatan yaitu Kecamatan Tanjung dengan prosesi adat Sorong Serah Aji Krama, Kecamatan Pemenang menampilkan prosesi Adat Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Sedangkan Kecamatan Gangga dengan prosesi Nyongkolan, Kecamatan Kayangan melalui prosesi adat Bisoq Beras/Menik serta Kecamatan Bayan dengasn prosesi Maulud Adat. Berbagai prosesi diselingi penembangan pantun-pantun pesan moril kebudayaan. Pada akhir acara, hadirin disuguhi pentas seni budaya dari peserta masing-masing kecamatan.
(atk)
Sumber: https://daerah.sindonews.com/read/1429723/174/bupati-lombok-utara-buka-pekan-apresiasi-budaya-2019-1565758680
