loading…
“Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,3 bulan impor atau 7,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko di Jakarta.
Peningkatan cadangan devisa pada Juli 2019 terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa migas dan valas lainnya, serta penarikan utang luar negeri pemerintah. “Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai dengan didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik,” katanya.
Baca Juga:
Sebelumnya Bank Indonesia memandang kinerja perekonomian Indonesia triwulan II 2019 tetap positif, di tengah perlambatan ekonomi dunia. Kedepan, upaya untuk mendorong permintaan domestik, termasuk investasi, perlu ditingkatkan untuk memitigasi dampak negatif perlambatan ekonomi dunia.
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk mempertahankan stabilitas ekonomi, mendorong permintaan domestik, serta meningkatkan ekspor, pariwisata, dan aliran masuk modal asing, termasuk Penanaman Modal Asing (PMA).
(akr)
Sumber: https://ekbis.sindonews.com/read/1427575/33/cadangan-devisa-akhir-juni-2019-naik-jadi-usd1259-miliar-1565150392
