KIBLAT.NET, Lebak – Dua orang warga Kabupaten Lebak, Banten dilaporkan meninggal dunia akibat gempa gempa 6,9 skala richter yang mengguncang Banten pada Jumat (02/08/2019) malam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Kaprawi mengatakan sebanyak 13 kecamatan di Kabupaten Lebak terdampak gempa. Berdasarkan data, jumlah rumah rusak ringan sebanyak 31 unit.
"Selain rumah rusak, ada dua warga kita yang meninggal dunia saat gempa terjadi. Tapi, bukan karena terluka akibat reruntuhan puing," ujarnya, Sabtu (03/08/2019) seperti dilansir Okezone.com.
Kaprawi menjelaskan seorang wanita berumur 48 tahun di Kecamatan Cigemblong meninggal saat gempa setelah penyakit jantungnya kambuh akibat kaget. Satu orang lain yang meninggal merupakan warga Bayah Barat, wanita sepuh berumur 95 tahun yang meninggal diduga karena kecapekan.
Pihaknya BPBD Lebak masih terus melakukan pendataan kerusakan akibat gempa Jumat malam, termasuk mendata kerusakan faslitas umum baik itu sekolah, rumah ibadah, jembatan dan yang lainnya.
"Kita sekarang di lapangan bersama tim dari BNPB pusat untuk mengetahui langsung kerusakan akibat gempa semalam," tandas Kaprawi.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (02/08/2019) malam mengeluarkan informasi awal terkait gempa yang berkekuatan magnitudo 7,4. Data yang dimutakhirkan menyebutkan gempa tersebut berkekuatan magnitudo 6,9, dengan pusat gempa di bawah permukaan laut dengan kedalaman 48 kilometer. Lokasi pusat gempa berada 164 km barat daya Pandeglang, Banten.
Sumber: Okezone
Redaktur: Imam S.
Sumber: https://www.kiblat.net/2019/08/03/dua-warga-lebak-meninggal-akibat-gempa-m-69-pada-jumat-malam/
