Cicitan Rosanna Arquette bermasalah setelah ia menyebut jijik berkulit putih.
REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES — Aktris Rosanna Arquette mengajukan pemohonaan maaf kepada para pengikutnya di Twitter karena telah mengatakan “terlahir putih dan istimewa”. Pemintaan maaf ini diduga muncul setelah serangan balasan yang memanas dan dugaan peringatan dari FBI.
“Maaf saya terlahir berkulit putih dan istimewa. Itu membuat saya jijik. Dan saya merasa sangat malu,” ujar pemeran Pulp Fiction pada Rabu (7/8), dikutip dari Fox News, Sabtu (10/8).
Belum diketahui alasan yang mendorong artis tersebut menulis pesan itu kepada sekitar 89 ribu pengikut. Sejak mengunggah kalimat itu, akunnya ditutup untuk pribadi dan hanya dapat diakses oleh pengikut terpilih.
Tapi, menurut laporan The Wrap satu hari setelah itu, Arquette diduga diperintahkan untuk mengunci akunnya oleh FBI. Dia menolak untuk menguraikan keterlibatan organisasi pemerintah itu dengannya.
Hanya saja, Arquette menyatakan, mengunci akun Twitter merupakan upaya untuk melindungi dirinya dari tanggapan warganet yang mengancam dan kejam terhadap cicitannya. Perwakilan untuk Arquette dan FBI belum memberikan tanggapan resmi untuk masalah itu.
“Ada orang-orang beracun dan sangat kejam di media sosial. Mengancam dan kejam. Saya mengatakan kemarin saya malu dengan warna kulit saya. Saya mendapat hak istimewa hanya karena saya putih. Saya merasa malu karena semua kekerasan yang terjadi di Amerika dan negara-negara rasis lainnya,” ujar perempuan berusia 59 tahun itu.
Arquette mengatakan, dia dibesarkan tanpa menjadi pribadi yang rasis dan ibunya sudah mengenalkannya pada keberagaman sejak kecil. Hal tersebut yang membuatnya sedih pada fanatisme dan rasisme yang parah pada tahun ini.
Sumber: https://senggang.republika.co.id/berita/pvypjj328/fbi-diduga-awasi-cicitan-rosanna-arquette