Gerakan Hutan itu Indonesia, membagikan tiga puluh ribu masker secara gratis
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gerakan Hutan itu Indonesia, membagikan tiga puluh ribu masker secara gratis bertuliskan “Hutanku Napasku” di Jabodetabek. Pembagian masker dilakukan untuk mengampanyekan pentingnya hutan sebagai penyedia udara bersih untuk bernapas.
Kampanye ini digelar mulai tanggal 23 Agustus 2019. Sekitar 200 sukarelawan akan membagikan masker di kampus Unika Atma Jaya saat Car Free Day pada tanggal 25 Agustus dan tanggal 26-28 Agustus di titik-titik transportasi publik, seperti Stasiun Commuter Line Depok, Bekasi, Palmerah, Sudimara, dan Manggarai, Stasiun MRT Jakarta Lebak Bulus, dan Stasiun LRT Jakarta Velodrome.
Riry Silalahi, salah satu pendiri serta Koordinator Kampanye Hutanku Napasku di Hutan itu Indonesia menyampaikan, pembagian masker akan dilaksanakan pada jam 06.00-09.00 WIB dan 16.00-19.00 WIB.
"Dengan memakai masker ini, harapannya kita akan ingat, dan juga mengingatkan sekitar kita, akan hebatnya hutan yang walaupun jauh di mata, selalu menjaga hidup kita," kata Riry dalam pesan tertulis, Sabtu (24/8).
Menurut Riry, para pemakai masker juga bisa mengikuti kompetisi media sosial dengan mengunggah foto atau video kreatif mereka dengan memakai masker bertuliskan Hutanku Napasku di Instagram atau Twitter. Mereka perlu memakai tagar #HutankuNapasku, #JagaHutan, dan #HutanituIndonesia, follow, mention & tag akun @HutanituID, dan mengajak tiga teman lain.
"Enam orang dengan foto atau video dan caption yang paling keren akan kami ajak jalan-jalan gratis ke hutan di bulan September," kata Riry.
Program Hutanku Napasku juga bekerja sama dengan dua universitas yaitu UNIKA Atmajaya dan Universitas Indonesia. Tanggal 17 Agustus lalu, Hutan itu Indonesia telah membagikan masker ke 2.000 mahasiswa/i baru di Unika Atma Jaya. Kampanye ini juga akan mengambil bagian di Program Cinta Kampus Universitas Indonesia 2019, di mana lebih dari 8.000 orang angkatan baru UI serentak mengenakan masker tersebut pada tanggal 23 Agustus 2019.
Riry menyebutkan, kalaupun tidak mendapatkan masker khusus gratis dari Hutan itu Indonesia, semua orang tetap bisa turut berpartisipasi dalam kampanye ini dengan membuat masker Hutanku Napasku sendiri. Foto atau video kreatif dengan masker buatan sendiri juga bisa diikutsertakan dalam kompetisi media sosial Hutanku Napasku.
Diketahui, Indonesia memiliki hutan hujan tropis ketiga terluas di dunia, yang merupakan rumah beragam flora dan fauna yang menjadikan negeri kita salah satu yang terkaya keanekaragaman hayatinya di dunia. Presiden Joko Widodo pada tanggal 7 Agustus 2019 menandatangani peraturan yang melarang dikeluarkannya izin baru untuk membuka lahan di hutan primer dan lahan gambut sebagai bentuk perlindungan hutan.
Sumber: https://nasional.republika.co.id/berita/pwq085335/kampanyekan-hutanku-napasku-puluhan-ribu-masker-dibagikan
