Peluncuran buku ini dilakukan dalam rangka memperingati ulang tahun ke-16 MK
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Mahkamah Konstitusi (MK) meluncurkan buku bertema hukum dan konstitusi yang ditulis Hakim Konstitusi dan Pegawai Mahkamah Konstitusi. Peluncuran buku ini dilakukan dalam rangka memperingati ulang tahun ke-16 MK pada 13 Agustus lalu.
“Di hari lahir ke-16 MK banyak hal yang patut kita syukuri, bahkan bertambah dengan tambahan 25 buah buku yang ditulis para mulia Hakim Konstitusi, sekretaris jenderal, dan pegawai MK. Plus satu tambahan buku dari yang mulia Bapak Prof Jimly Asshiddiqie,” ujar Ketua MK Anwar Usman di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (28/8).
Anwar mengatakan, peluncuran buku ini menjadi upaya meningkatkan budaya dan tradisi akademik di lingkungan Mahkamah Konstitusi. Kemudian untuk meningkatkan pengetahuan hukum yang datang langsung dari lembaga peradilan negara.
Ia berharap, penerbitan buku oleh Hakim MK dan pegawai MK berkelanjutan tahun berikutnya. Anwar justru menargetkan pada tahun depan MK akan menerbitkan 30 buku.
Anwar juga menyampaikan, MK sebagai lembaga peradilan negara terus berusaha menjadi lembaga yang semakin ideal. Termasuk mengikuti perkembangan teknologi yang semakin canggih dalam sistem peradilan.
“Salah satu respons terhadap perubahan yang pesat pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem peradilan, dalam era digital tidak ada satu lembaga pun yang terkena imbas,” kata Anwar.
Ketua MK periode 2003-2008, Jimly Asshiddiqie mendorong MK untuk membangun atmosfer akademis. Sehingga melahirkan lembaga peradilan yang intelektual dalam budaya berpikir untuk bekerja di lingkungan MK.
Ia ingin setiap hakim maupun pegawai MK meneruskan tradisi membaca dan menulis. Sebab, menurutnya, setiap insan harus akrab dengan buku teks dan buku konteks tentang kehidupan.
“Kita harus membaca teks konstitusi tapi terpaku pada teks kita harus membaca konteks, konteks internal of the text, konteks eksternal of the text,” kata Jimly.
Sumber: https://nasional.republika.co.id/berita/pwxluw335/mahkamah-konstitusi-luncurkan-25-buku-hukum
