Untuk bantuan makanan, obat-obatan dan selimut alhamdulilah sudah ada. Namun untuk keperluan sekolah dan pakaian anak-anak itu masih dibutuhkan warga, kata Ali
Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 120 jiwa terdampak kebakaran yang menghanguskan rumah tinggal kawasan padat penduduk di Jalan Teratai RT 09/09 Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Senin pagi.
“Kurang lebih 40 rumah, 120 jiwa yang terdampak kebakaran,” ujar Camat Kembangan Agus Ramdani di Jakarta, Senin.
Agus mengatakan, saat ini warganya tengah mendapat bantuan dari Suku Dinas Sosial Pemerintah Kota Jakarta Barat. Sebanyak 150 paket makanan, tenda pengungsi dan kebutuhan pokok lainnya sudah tersedia di lokasi pengungsian.
Baca juga: Puluhan rumah di Kembangan ludes dilalap api
Agus memperkirakan total kerugian akibat kebakaran tersebut berkisar ratusan juta rupiah, terhitung dari rumah petak yang terbakar dan masing-masing satu unit mobil, sepeda motor, dan sepeda yang terbakar.
Ketua RT09/02 di lokasi kebakaran, Ali menyebutkan, sebanyak 22 warga yang terdampak kebakaran masih berstatus pelajar. Mereka membutuhkan bantuan mulai seragam hingga alat tulis.
Baca juga: Pasang stiker kebakaran, Kembangan pastikan keselamatan warga
Baca juga: Petugas evakuasi 2,5 ton puing yang terbakar di Jatinegara
“Untuk bantuan makanan, obat-obatan dan selimut alhamdulilah sudah ada. Namun untuk keperluan sekolah dan pakaian anak-anak itu masih dibutuhkan warga,” kata Ali.
Saat ini, mayoritas para korban kebakaran memilih mengungsi ke rumah kerabat atau saudara mereka. Hanya beberapa saja yang berada di posko pengungsian yang didirikan di dekat lokasi kebakaran.
Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1076616/120-jiwa-terdampak-kebakaran-kembangan-22-di-antaranya-pelajar
