loading…
Mereka disambut oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel beserta jajaran. Suasana haru terjadi saat Kapolda menghampiri dan mencium Aditya yang berbaring lemah di kasur perawatan pasien.
Sedangkan Ketua Bhayangkari Polda Jateng tampak memeluk istri Aditya, untuk menguatkan perasaannya. “Dia (Aditya) adalah salah satu putra terbaik Polda Jawa Tengah,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja, Sabtu (21/9/2019).
Baca Juga:
“Dia melaksanakan tugas pengamanan terhadap kelompok-kelompok massa yang terjadi konflik. Kemudian menjadi korban saat bertugas sampai mengorbankan dirinya (terluka parah di kepala akibat pukulan benda tumpul),” tutur Agus.
Sekadar diketahui, Aditya menjadi korban pengeroyokan oleh massa saat melaksanakan tugas pengamanan perkelahian antarperguruan silat di Wonogiri pada 8 Mei 2019. Kondisinya terus memburuk, hingga dibawa ke Singapore General Hospital untuk menjalani perawatan intensif.
“Untuk sampai saat ini kondisinya masih belum sadar. Dan sudah di kediaman (Pandanaran Hills Semarang) di bawah pengawasan Bidokkes Polda Jateng. Selanjutnya rawat jalan di Indonesia,” pungkas Agus.
Dia menambahkan, Aditnya mendapatkan anugerah kenaikan pangkat luar biasa menjadi Kompol. Kenaikan pangkat itu sesuai dengan Surat Keputusan Kapolri terkait pemberian penghargaan kepada Aditya Mulya, dalam Nomor Kep/918 N/2019.
(wib)
Sumber: https://daerah.sindonews.com/read/1441902/174/3-bulan-dirawat-di-singapura-kompol-aditya-kembali-ke-tanah-air-1569069602
