Berita Seputar Teknologi, Kesehatan dan Olah Raga

Pages

Bimbingan Khusus Jamaah Usia Lanjut Jadi Evaluasi Haji

Pelaksanaan ibadah haji tahun ini bisa berjalan dengan baik dan lancar.

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, akan menyiapkan bimbingan khusus bagi para calon jamaah haji di atas usia di atas 60 tahun. Bimbingan khusus ini rencananya mulai diberikan pada penyelenggara haji tahun depan.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Semarang, Muhdi Z mengatakan, bimbingan khusus bagi calon jamaah usia di atas 60 tahun ini, menjadi satu- satunya evaluasi dari penyelenggaraan musim haji tahun 2019 ini.

"Alhamdulillah, secara umum penyelenggaraan haji tahun ini semua bisa berjalan lancar, namun dari evaluasi tahun ini, kami perlu menyiapkan bimbingan khusus bagi calon jamaah yang berusia 60 tahun ke atas," ungkapnya, usai acara penerimaan jamaah haji Kabupaten Semarang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, di Ungaran, Kabupaten Semarang.

Menurut Muhdi, sebagaimana laporan dari para jamaah, khususnya untuk mereka yang usianya di atas 60 tahun agar ada bimbingan khusus. Karena usia sudah di atas 60 tahun ini, ketika sampai di Tanah Suci kadang seperti linglung.

Belajar dari persoalan ini, Kantor Kemenag Kabupaten Semarang melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah atau panitia haji daerah, nantinya akan diberikan bimbingan khusus kepada mereka.

"Namanya sudah tua dan mulai pikun, maka perlu kami perlu memberikan bimbingan tersendiri untuk calon jamaah yang sudah di atas 60 tahun ini. Saya kira hanya itu catatannya dan yang lain semuanya sudah bisa berjalan dengan baik," katanya.

Untuk bimbingan khusus bagi calon jamaah kelompok ini, masih jelas Muhdi, tentunya melibatkan para pembimbing yang sudah memiliki sertifikat dan sudah berpengalaman dalam membimbing calon jamaah haji.

Makanya, untuk penyelenggaraan haji tahun depan, berapa jumlah calon jamaah yang akan diberangkatkan dan ada berapa kelompok calon jamaah yang sudah berusia di atas 60 tahun dan akan diberikan bimbingan khusus.

Setelah ditentukan waktunya, bimbingan di tingkat kabupaten akan diberikan sebanyak dua kali dan untuk bimbingan tingkat kecamatan akan diberikan sebanyak enam kali. "Maka di sini semua kepala KUA di kecamatan juga akan dilibatkan," jelasnya.

Muhdi juga menambahkan, kepada para jamaah haji yang sudah kembali ke wilayah masing-masing dan hari ini hadir pada acara penerimaan di pendopo rumah dinas bupati ini sebelumnya juga sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Berdasarkan laporan dari Klinik Kesehatan haji Indonesia (KHI), juga umumnya berjalan lancar. Walaupun sebelumnya ada yang sempat di rawat di rumah sakit, tapi alhamdulillan bisa tertangani dengan baik dan tetap bisa pulang ke Tanah Air.

Jadi semua jamaah haji Kabupaten Semarang, begitu kembali stiba di Asrama Haji Donohudan pun tidak ada yang dirujuk ke rumah sakit. Biasanya juga ada, begitu tiba di asrama haji masih harus dirujuk lagi ke rumah sakit, namun sekarang ini tidak ada.

"Berangkat ke Tanah Suci hingga kembali lagi ke daerahnya masing-masing masih utuh, semua bisa berjalan dengan lancar, termasuk barang bawaan jamaah semuanya juga lengkap tidak ada yang tertinggal," jelasnya.

Terpisah, Bupati Semarang, dr H Mundjirin, usai menerima para jamaah haji ini juga mengamini pelaksanaan ibadah haji tahun ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Tak lupa bupati juga menyampaikan terima kasihnya kepada jajaran penyelenggara haji yang ada di daerahnya.

Sehingga seluruh rangkaan ibadah haji yang dilaksanakan para jamaah haji aal Kabupaten Semarang bisa berjalan dengan baik, lancar, dan tidak terkendala persoalan-persolan lainnya yang bisa menghambat.

Terkait dengan evaluasi Pemkab Semarang, Mundjirin menyampaikan, dengan jumlah calon haji yang semakin bertambah, ia berharap kuota haji untuk daerahnya bisa ditambah dari tahun ke tahun.

Sehingga daftar tunggu haji di Kabupaten Semarang juga tidak akan bertambah semakin panjang. Pun demikian calon haji yang menunggu mulai dari pendaftaran hingga keberangkatan umumnya usianya juga sudah semakin tua.

"Meskipun persoalan kuota haji itu menjadi kewenangan dari pemerintah (Kemenag), mudah-mudahan harapan penambahan kuota haji daerah ini naninya bisa diwujudkan untuk Kabupaten Semarang," ujarnya.

Sumber: https://nasional.republika.co.id/berita/pyhn71399/bimbingan-khusus-jamaah-usia-lanjut-jadi-evaluasi-haji


close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
KODE DFP 2
KODE DFP 2