KIBLAT.NET, Gaza – Departemen Kesehatan pemerintahan di Gaa mengumumkan setidaknya dua warga Palestina tewas oleh tentara Israel dalam bentrokan di dekat perbatasan Jalur Gaza-Israel pada Jumat (06/09/2019).
"Dua warga Palestina terbunuh, salah satunya adalah Ali Sami Ali al-Ashqar (17) yang ditembak di lehernya oleh tentara Israel di sebelah timur Jabalya dan yang lainnya ditembak mati di perut di kamp Queen di Gaza City timur," kata Ashraf Al-Qidra, Depkes Gaza.
Ia menambahkan bawa korban kedua bernama Khaled Mohammed Al-Rubai (14).
Al-Qudra menjelaskan bahwa "setidaknya 66 orang yang terluka dibawa ke rumah sakit di Jalur Gaza, termasuk 38 orang yang terluka oleh peluru tajam yang ditembakkan oleh tentara Israel. Puluan demonstran lainnya lemas setelah menghirup gas air mata yang ditembakkan polisi penjajah.
Tentara Israel tidak mau mengomentari tentang jatuhnya korban tewas itu, saat dikonfirmasi oleh AFP.
Militer penjajah hanya mengatakan bawa sekitar 6.200 perusuh dan demonstran berkumpul di berbagai titik di perbatasan dan "melemparkan bom api dan alat peledak".
Juru bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "pengabaian pendudukan atas darah demonstran damai dalam aksi protes pekanan itu merupakan kejahatan dan pendudukan menanggung penuh akibatnya."
Tewasnya dua demonstran Palestina itu kian menambah panjang daftar korban aksi yang setiap pekan digelar sejak 30 Maret tahun lalu itu. Sampai saat ini, total korban mencapai 308 tewas dan ribuan luka-luka.
Aksi di perbatasan Gaza-Israel digelar setiap Jumat untuk menuntut diakhirinya blokade Israel yang berlangsung lebih dari satu dekade. Mereka menuntut pemulangan warga Palestina yang terusir akibat pendirian negara Israel.
Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi
Sumber: https://www.kiblat.net/2019/09/07/dua-pemuda-gaza-gugur-dalam-demonstrasi-pekanan-di-perbatasan/
