Surakarta (ANTARA) – Seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Jawa Tengah menerapkan kurikulum pendidikan antikorupsi di sekolah mulai tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) sebagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi sejak dini.
Baca juga: 367 SMA di Jateng akan terapkan kurikulum pendidikan antikorupsi
Menurut Ganjar, hal itu bisa dilakukan dengan beragam cara misalnya membentuk agen antikorupsi yang bisa dilepas di tengah masyarakat, termasuk cara-cara formal maupun nonformal dengan metodologi yang tepat agar bisa menjadi contoh di berbagai daerah.
Baca juga: Ganjar Pranowo lantik agen antikorupsi dari kalangan anak muda
“Kita juga dorong perguruan tinggi untuk program KKN-nya tematik, bicara antikorupsi. Sosialisasi antikorupsi bisa ke sekolah, memasukkan ke kurikulum, di TK misalnya dengan membuat permainan-permainan yang menarik,” katanya.
Sekolah berbasis kurikulum antikorupsi tersebut bakal mendapat pengawalan khusus dari KPK, terutama penerapan kurikulum mulai jenjang SD hingga SMA.
Saat ini, kata dia, KPK bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng telah mengumpulkan kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Jateng dan 23 sekolah percontohan itu nantinya akan memaparkan kurikulum tersebut secara berkala.
Kurikulum antikorupsi yang akan disisipkan di antaranya tak ada lagi biaya sekolah di luar prosedur, menyisipkan materi antikorupsi di setiap mata pelajaran, membuat slogan-slogan antikorupsi, hingga merevisi peraturan yang membuka peluang untuk korupsi.
“Guru-guru yang sudah menyusun silabus atau perencanaan pengajaran antikorupsi yang dimasukkan ke mapel akan menyampaikan itu. Teman-teman nanti mengembangkan draf dari KPK,” kata Jumeri.
Sementara itu, Fungsional Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas) Kedeputian Pencegahan KPK Anissa Rahmadhany mengatakan bahwa KPK telah menyiapkan draf sebagai acuan penerapan pendidikan antikorupsi bagi siswa di setiap mata pelajaran.
“Kita sedang mengerjakan proses implementasi karena masih butuh sinergi misalnya di PKN, di pendidikan karakter akan dimasukkan di pendidikan ekstrakurikuler. Kemudian kita melakukan sosialisasi lewat media-media kekinian, lewat film pendek misalnya,” ujarnya.
Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1085540/kepala-daerah-se-jateng-terapkan-kurikulum-antikorupsi-di-sd-sma
