loading…
“Peluang untuk turunkan bunga acuan sebesar 25 bps masih ada. Melihat rupiah relatif stabil dan inflasi cenderung rendah,” ujar Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudisthira saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (19/9/2019)
Dia menambahkan Bank sentral di negara lain juga terus melakukan pemangkasan bunga acuan. Bagi perekonomian domestik, bunga yang lebih rendah dibutuhkan untuk menstimulus pertumbuhan kredit dan sektor riil
Baca Juga:
“Sampai akhir tahun diperkirakan bunga acuan bisa menurun di level 5% atau punya ruang hingga 50 bps untuk dipangkas,” jelasnya.
Sebagai informasi, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis point menjadi 5,5%, dari sebelumnya 5,75%. Selain itu, BI juga memutuskan menurunkan suku bunga deposit facility di angka 4,75% dan lending facility di 6,25%.
(akr)
Sumber: https://ekbis.sindonews.com/read/1441110/33/menakar-peluang-penurunan-suku-bunga-acuan-bi-1568864388
