Berita Seputar Teknologi, Kesehatan dan Olah Raga

Pages

ACT Fasilitasi Kepulangan Pengungsi Wamena ke Sumatera Barat

loading…

JAKARTA – Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) hari ini memberangkatkan ratusan pengungsi korban kerusuhan di Wamena, Papua ke kampung halamannya di Sumatera Barat dengan menggunakan pesawat dari Bandara Sentani.

Seperti diketahui, ribuan warga di Wamena mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman, seperti rumah ibadah, kantor pemerintahan, hingga markas komando satuan TNI. Sebagian dari mereka berharap dapat bertemu dengan keluarganya.

Dewan Pembina ACT Ahyudin mengungkapkan rasa syukurnya atas keberangkatan para pengungsi hari pertama ini.

Baca Juga:

"Alhamdulillah, akhirnya kita menerbangkan pengungsi ke Sumatera Barat dengan pesawat yang kita charter. Kita ingin segera memberikan jalan keluar kepada para pengungsi yang setelah lebih dari 10 hari dalam keadaan yang tidak nyaman dan tertekan atau takut. Tugas kami adalah mendukung dan membantunya," ujarnya.

Dia menjelaskan, penerbangan ini bisa terlaksana atas dukungan seluruh masyarakat kepada saudara-saudaranya yang menjadi pengungsi. "Ini yang kami harapkan, musibah ini bisa meningkatkan kepedulian. Ingat, bangsa Indonesia adalah bangsa yang dermawan, bangsa yang penuh kepedulian," ungkap Ahyudin.

Direktur Social Network Corporation (SNC)-ACT, Wahyu Novyan menambahkan ACT berupaya mengakomodasi kepulangan sejumlah pengungsi melihat tingginya permintaan pengungsi rantau untuk kembali ke daerah asal. "Di sini kami melihat, kepulangan ke daerah asal menjadi kebutuhan para pengungsi. Hal itulah yang kami fasilitasi," terang Wahyu.

Wahyu menerangkan, ACT telah memberangkatkan 137 pengungsi Wamena ke Sumatera Barat. Pengungsi diberangkatan menggunakan pesawat komersil dari Bandara Sentani, Jayapura, Papua, ke Padang, Sumatera Barat. "Kami memprioritaskan pengungsi ibu dan balita, perempuan hamil, juga lansia untuk diberangkatkan terlebih dulu," jelasnya.

Menurut Wahyu, pemulangan pengungsi juga akan dilakukan ACT ke sejumlah provinsi lainnya. Wahyu mengatakan, ACT tengah berupaya untuk mengakomodasikan pengungsi yang berasal dari provinsi-provinsi lain.
Sementara itu, Tim Program ACT Sumatra Barat Aan Saputra melaporkan, kedatangan pengungsi akan disambut oleh sejumlah pejabat Sumatera Barat. "Tim ACT Sumatera Barat akan menunggu kedatangan pengungsi di bandara. Kami juga menggelar konferensi pers," kata Aan.

Di dalam perjalanan para pengungsi yang didampingi tim ACT, Ahyudin menyampaikan pesan perdamaian. "Mari kita pulang ke kampung asal dengan semangat persaudaraan, mencintai Tanah Air. Tidak ada boleh perasaan benci, dendam dan seterusnya. Itu bukan watak bangsa kita. Mari kita berdoa seluruh pengungsi yang ada dalam keadaan sehat dan kembali ceria. Mudah-mudahan dengan pulangnya ke kampung halaman, segala perasaan gundah dapat teratasi. Mari kita cintai Papua, kita cintai Indonesia," ajaknya.

Hingga kini, program masterpiece ACT tidak hanya memfasilitasi kepulangan para pengungsi, tetapi juga pemenuhan kebutuhan pangan melalui ketersediaan dapur umum ACT, pendistribusian logistik, kebutuhan layanan medis hingga media & crisis center di berbagai wilayah.

Kepada seluruh elemen bangsa, ACT mengajak untuk ambil peran dalam gerakan solidaritas kemanusiaan bagi para korban. Panggilan kemanusiaan ini hadir melalui donasi para dermawan di BNI Syariah 6600003314.

"Untuk segenap warga bangsa Indonesia, mari tunjukkan kepdulian dengan sesama sebagai sebuah bangsa yang besar. Secara simultan, dalam seminggu ini kami juga akan terus berikhtiar memberikan bantuan kepada pengungsi yang ingin pulang ke kampung halaman melalui kordinasi di titik-titik media & crisis center kami yang ada di berbagai wilayah yaitu di Sentani, Padang, Surabaya, Makassar, dan Jakarta," tutup Ahyudin.

(cip)

Sumber: https://nasional.sindonews.com/read/1445440/15/act-fasilitasi-kepulangan-pengungsi-wamena-ke-sumatera-barat-1570109246


close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
KODE DFP 2
KODE DFP 2