KIBLAT.NET, Jakarta – Lembaga kemanusiaan ACT (Aksi Cepat Tanggap) mengagendakan pemulangan warga pendatang di Wamena menuju kampung halamannya masing-masing. Wakil Presiden ACT Insan Nurrohman mengatakan, gelombang pertama pemulangan pengungsi dimulai hari ini (Kamis, 03/10/2019).
Jumlah pengungsi yang dipulangkan di gelombang pertama sebanyak 100 orang asal Sumatera Barat yang dibagi dalam 2 penerbangan, pagi dan sore.
"Kami sudah mengontak beberapa maskapai. Tapi baru kemarin kami dapat kepastian booking 100 tiket seat, walaupun kami ingin lebih dari itu. Insha Allah kita akan terus menambah kuota yang bisa kembalikan ke tempat mereka. Kami memulangkan mereka tidak hanya sampai bandara, tapi sampai ke tempat mereka. Kami memfasilitasi armada dari bandara ke rumah," terang Insan usai konferensi pers di kantor ACT, Jakarta Selatan.
Tak hanya udara, ACT juga mengaku berusaha memulangkan pengungsi melalui jalur laut. Insan menuturkan, pihaknya juga telah menyurati Kementerian Perhubungan untuk menyewa kapal Pelni, namun belum mendapat tanggapan.
Jika melalui jalur reguler, lanjut Insan, kapal angkutan Pelni hanya tersedia 10 hari sekali. Dan yang terakhir telah berangkat 3 hari lalu sehingga harus menunggu 7 hari lagi untuk keberangkatan selanjutnya.
"Artinya ini terus coba ikhtiarkan sebanyak mungkin evakuasi seperti yang mereka inginkan. Kalo yang masih ingin tinggal, nanti kita bangun shelter sementara sampai kondisi benar-benar pulih kembali. Tapi bagi yang ingin kembali ke tempat asal, kami berikan juga sarana angkutan menggunakan pesawat terbang,"ujarnya.
Untuk pemulangan pengungsi gelombang kedua akan dilaksanakan Jumat esok. Namun Insan mengatakan bahwa pihaknya hingga kini baru mendapat 50 kursi saja.
Diketahui, hingga kini belasan ribu pengungsi konflik Wamena masih menunggu antrean untuk dipulangkan ke kampung halamannya.
Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar
Sumber: https://www.kiblat.net/2019/10/03/act-mulai-gelombang-pertama-pemulangan-pendatang-dari-wamena/
