loading…
“Pergerakan saham yang volatile ini dikarenakan sentimen global. Khususnya kebijakan Amerika Serikat yang menekan pasar saham di beberapa negara termasuk Indonesia,” terang Perry di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (4/10/2019).
Ia menambahkan pergerakan di pasar saham karena keluar masuk dana (investor) dan banyak dipengaruhi oleh faktor global, terutama kebijakan di Amerika Serikat.
Baca Juga:
Sebagai informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan Jumat ini bertambah 20,74 poin atau 0,34% ke level 6.059.27. Awal perdagangan, IHSG dibuka rebound dengan menguat 14,22 poin atau 0,24% ke level 6.052,75.
(ven)
Sumber: https://ekbis.sindonews.com/read/1445625/178/perry-sebut-pergerakan-saham-dikarenakan-sentimen-global-1570170870
