loading…
Usai tertangkap tangan di Bandara Haluoleo Kendari, kedua pelaku YT dan SD langsung dibawa ke Polda Sulawesi Tenggara untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan, Kamis (14/9/2019).
Para pelaku diamankan di tempat berbeda. Diketahui keduanya membawa narkoba dengan menggunakan salah satu maskapai penerbangan. Lemahnya alat deteksi di bandara dalam negeri kerap memuluskan aksi para pengedar narkoba.
Baca Juga:
Namun, dengan reaksi dan deteksi cepat, Dit narkoba Polda Sultra berhasil meringkus pelaku di taksi saat akan bertolak dari bandara menuju Kota Kendari.
Usai merampungkan pemeriksaan, Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Tenggara langsung memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 768 gram menggunakan insenerator milik BPOM.
“Sebelum melakukan pemusnahan, tim dokes rumah sakit bayangkara melakukan uji lab,” kata Kombes Pol Adi Satria Permana, Dir Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Tenggara.
(rhs)
Sumber: https://daerah.sindonews.com/read/1429694/174/gaji-tak-cukup-pegawai-honorer-ini-nekat-jualan-sabu-di-bandara-1565752887
