loading…
Hal ini seiring dengan pemerintah yang fokus menstabilkan harga bahan pangan di Indonesia, yang sebelumnya mengalami kenaikan dikarenakan pasokan yang bekurang.
“Sejumlah komoditas pangan mengalami penurunan harga selama bulan lalu,” ujar Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (1/10/2019).
Baca Juga:
Dia merinci cabai merah memiliki andil terhadap deflasi 0,19%, sedangkan bawang merah andilnya 0,07%, dan daging ayam ras andilnya 0,05%.
“Selain itu, cabai rawit memiliki andil terhadap deflasi sebesar 0,03% dan telur ayam ras memiliki andil deflasi 0,02%,” jelasnya.
Selanjutnya, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau mencatatkan inflasi sebesar 0,28% dan andilnya 0,05%. Adapun kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar juga mengambil inflasi yang cukup kecil.
“Kalau listrik itu terjadi inflasi 0,09 dan andilnya 0,02%,” terangnya. Baca: BPS Mencatat IHK September Mengalami Deflasi 0,27%
Selanjutnya, kelompok sandang memiliki inflasi 0,72% dan andilnya 0,05%. Kelompok kesehatan memiliki inflasi 0,32%, sektor pendidikan terjadi inflasi 0,47%, dan kelompok transportasi terjadi inflasi 0,01%.
(ven)
Sumber: https://ekbis.sindonews.com/read/1444574/33/deflasi-027-disebabkan-penurunan-harga-komoditas-1569911422
