KIBLAT.NET, Jakarta – Lembaga kemanusiaan ACT (Aksi Cepat Tanggap) membuka media dan crisis center terkait konflik yang terjadi di Wamena, Papua di berbagai wilayah di Indonesia.
Posko ini bertujuan untuk memberikan informasi akurat kepada publik, sebagai tempat pengaduan orang hilang dan sebagai usaha meminimalisasi kabar hoaks yang beredar terkait konflik Wamena.
"Melalui media dan crisis center, publik dapat berkomunikasi dan saling bertukar informasi yang berkaitan dengan krisis kemanusiaan yang terjadi di Wamena, Papua. Tujuan kami mengadakan ini yaitu (untuk) menyebarluaskan informasi untuk kebutuhan publik dan juga sebaliknya, menampung informasi yang valid dari tim lapangan untuk disebarluaskan, "kata Presiden ACT, Ibnu Khajar di kawasan Jakarta Selatan pada Rabu (02/10/2019).
Ia menambahkan, nantinya di media dan crisis center setiap harinya akan ada pembaruan informasi tentang pengungsi, korban, bantuan yang dibutuhkan hingga eksodus yang terjadi di Papua.
Sementara itu, Direktur Komunikasi ACT Lukman Aziz menuturkan, hingga kini sudah ada beberapa media & crisis center yang dibuka oleh ACT di berbagai daerah. Diantaranya Jakarta, Makassar, Padang, Surabaya.
"Dan terus menyusul di lokasi lainnya,"ujarnya.
Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar
Sumber: https://www.kiblat.net/2019/10/03/act-buka-posko-pengaduan-orang-hilang-informasi-kondisi-wamena/
